Monthly Archives: July 2011

ke-SERAGAM-an membuat kita TAKUT menerima PERBEDAAN

Yeah, hari ini gua melakukan kegiatan positif.. Itu ucapan gua ketika gua tiba di Istora Senayan tanggal 2 juli 2011 untuk menghadri launching buku Nasional.Is.Me karya Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo. Seketika gua langsung buka Time Line di twitter mas @pandji untuk mengetahui berita terbaru. Berhentilah gua pas ada twit yg di RT mas @pandji

“Dan selama Pesta Buku disc. 20% untuk pembelian Nasional.Is.Me hanya di stand buku Mizan”

Tanpa pikir panjang gua langsung ke stand buku Mizan dan buku Nasional.Is.Me mas @pandji sudah dalam genggaman. Wih, udah murah dapat diskon lagi 20%. Betapa beruntungnya diriku, gua dapat buku bagus dan gua juga menyumbang 1 buku untuk teman-teman gua di daerah. Ini yg penting, gua menyumbang buku ke teman-teman yg di daerah!!

Kenali Indonesia-mu, Temukan Passion-mu, Berkarya untuk masa depan Bangsamu
Continue reading

Advertisements
Tagged

Review Nasional.Is.Me Part II

Buku ini semakin menarik ketika gua baca.

“Sepasang suami istri datang menjumpai gue. I don’t know them really well. But I do know them. They came to me. They need help.”

Singkatnya, sepasang suami istri (yang ga terlalu dekat dengan mas @pandji) tersebut ingin mengadu nasib ke Amerika dan membutuhkan uang sebesar 150 juta. Mereka sih sudah mendapatkan 100 juta itu untuk jaminan stay disana tapi saat ini terbentur uang untuk birokrasi sebesar 50 juta. Dan memohon bantuan mas @pandji dengan jaminan rumah.

Masalahnya bukan disini tapi di kalimat ini

“Kemudian sang istri berkata “Kami mau merobah nasib…”

Klo mas @pandji mau nangis, gua sih tertawa dan dalam hati bilang mau mengadu nasib atau merobah nasib nih? Ah, ga konsisten hehe.. *piss 🙂

Continue reading

Tagged

Review Nasional.Is.Me Part I

Seperti biasa di awal sebuah buku, isi buku Nasional.Is.Me adalah definisi dari Nasional.Is.Me itu sendiri

20110630-115807.jpg

Berlanjut ke sebuah judul besar “Dari Sebuah Permintaan Sampai Sebuah Renungan”

Disini gua pun merenung *kayak lagi make topi yg di avatar twitter-nya mas @pandji, eh itu mah mikir yah :D*. Sampai ke sebuah pertanyaan yang menurut gua banyak dipertanyakan, termasuk gua.

“Kok bisa sih mas optimis sekali dengan Indonesia disaat kebanyakkan pesimis?”

Continue reading

Tagged