Philosophy Bermain Karambol dalam Kehidupan

Beberapa hari belakangan gua suka main karambol di saung dekat rumah, saung ini hidup kembali setelah lama mati. Biasa dipake buat acara nongkrong bareng bapak-bapak atau anak anak Atlit PBSI buat bakar-bakar ikan atau bikin acara bareng anak-anak kompleks rumah, biasa anak-anak kompleks rumah disebut anak Kapling. Pemain Badminton sekelas, Taufik Hidayat, Ricky Subagja, Sigit Budiarto, Nova Widhianto dan yang lain pernah main ke saung ini, bahkan Ahmad Tontowi pun waktu masih jalan kaki pernah hehe. Uiya, Mas Dadik Jikustik pernah juga hehe. Udah ah kok pembahasannya melenceng, balik ke karambol.

20130930-032333.jpg

Di dalam permainan karambol, pertama kita mengeluarkan biji-biji untuk dimasukan ke lobang yang ada empat dengan cara tektok (pantul), ada dua biji biasanya warna merah atau biru, jika salah satu warna telah masuk (misal warna biru) kita bisa langsung saja (tanpa tektok) untuk memasukkan biji lain. Sisakan satu biji untuk terakhir dimasukkan (ini harus tektok) sebelumnya masukkin raja dulu (ini juga harus tektok). Intinya seperti itulah permainannya.

Nah, banyak orang yang pengennya masukkin warna apapun yang dekat dengan lobang meskipun cuma satu atau dua, bagi mereka yang ahli bermain karambol mungkin ini tidaklah sulit (karena tektok itu) namun bagi pemula? Ini mungkin bagian yang sulit. Sama halnya dengan gua, paling susah tektok-tektok hehe.

Nah gua bikin strategi sendiri untuk mengatasinya, gua kumpulin aja banyak biji ke dekat lobang, lalu peluang gua untuk masukkan biji tersebut semakin besar karena banyaknya biji di dalam lobang tadi. Bahkan gua iseng menaruh biji gua (agak rancu ya hehe) di dekat lobang untuk menghalangi musuh memasukkan bijinya (ini juga rancu hehe). Alhasil gua berhasil memenangi pertandingan karambol tadi karena musuh gua yang niatnya masukkin bijinya malah masukkin biji gua, jadi dia hutang deh.

Okey dua kalimat terakhir sih bukan point tulisan gua.

Pointnya adalah:

Menaruh banyak biji di dekat lobang memudahkan gua memasukkannya. Kalau biji-biji tersebut diganti dengan ide-ide lalu lobang tersebut adalah goal dari ide-ide maka peluang kita untuk mencapai goal dari ide-ide kita lebih besar.

Dengan catatan, Ide tersebut harus sama warna sehingga berkaitan satu sama lain.

Memang terlihat tidak fokus jadi kesabaran dan kekonsistenan harus jadi fokus utama, asal yang kita kerjakan dari ide-ide tersebut tidak melenceng dari garis besarnya.

Apa memang garis besar dari ide-ide gua?

Dalam kehidupan nyata, garis besar gua pendidikan, fokus ke matematika. Yang gua kerjakan banyak dan bisa dibilang tidak fokus gua kerjain semua setengah-setengah tapi berkaitan satu sama lain. Sekarang bisa dibilang gua sedang meraih hasil dari semua ide-ide gua. Semua ide mulai mendekati goalnya dan ada beberapa yang berhasil.

Apa saja ide-idenya?

Kegiatan online:
1. Twitter @IstanaMatematik.
2. Website Istana Matematika.
3. Youtube Matematika.
4. Twitter @IstanaMengajar dan bagiannya.
5. Website Istana Mengajar.

Kegiatan offline:

1. Mengajar privat matematika.
2. Bikin Istana Matematika sesungguhnya.
3. Bikin buku matematika.

Apa saja yang sudah berhasil?

Okey berhasil ini bukan tentang materi saja ya.

Yang menghasilkan materi:

1. Mengajar privat matematika, saat ini bisa dibilang gua setiap hari mengajar privat bahkan twitter @IstanaMatematik saja tidak kepegang tapi tenang program Istana Matematika sesungguhnya sedang berlangsung, sepertinya @IstanaMatematik akan pakai admin. Untuk menyakinkan murid atau orangtua yang akan gua ajar privat mereka gua arahkan ke kegiatan online tadi sebagai CV digital gua dan itu berhasil. Masih nggak mau share ilmunya? Masih nggak mau berbagi?

2. Istana Matematika sesungguhnya, saat ini masih bisa dibilang bimbel kali ya tapi akan menjadi Istana Matematika Akademi, kumpulin konsep matengnya dan cari Investor, apa saja isinya? Masih rahasia, sekarang gua lagi nyari team yang memang layak untuk bergabung. Apakah itu anda? Bisa jadi.

Yang tidak menghasilkan materi:

1. Istana Mengajar menang perhargaaan sosial di bidang pendidikan oleh PT Merk Tbk tahun 2013 dan dapat suntikan dana segar. Dana ini untuk mengembangkan website Istana Mengajar dan mencari guru-guru hebat buat ide lain gua mengajar keliling Indonesia. Caranya bagaimana? Kalau tontonan lo masih Dahsyat dan sejenisnya atau Sinetron ya nggak bakal tahu caranya hehe.

2. Ketemu murid-murid se-Indonesia karena Istana Mengajar dan tentunya ketemu guru-guru hebat tadi. Semua data ini yang akan dijadikan modal untuk mewujudkan impian mengajar keliling Indonesia tadi. Memang gua jarang mengajar mereka, gua lebih fokus bikin video matematika karena banyak guru di Istana Mengajar yang belum bisa. Jadi kita bagi-bagi tugas. Intinya lakukan yang bisa dilakukan.

Yang akan menghasilkan:

Buku matematika yang beda tentunya dengan yang berada di pasaran. Saat ini memang ketunda karena prioritas ke Istana Mengajar lebih utama tapi akan jalan lagi meskipun kehilangan penerbit hehe. Buku inilah modal kuat untuk impian mengajar keliling Indonesia tadi. Makanya semua guru di Istana Mengajar gua saranin nge-blog bukan buat Istana Mengajar tapi buat diri sendiri.

Butuh waktu lama untuk menjalankan ini semua, sama halnya dengan mengumpulkan biji-biji karambol tadi ke lobang. Ya memang nggak ada proses instant untuk meraih goal dari ide-ide gua tadi yang mungkin bagi sebagian orang tidak mungkin. Di dalam kamus gua beda, tidak ada yang tidak mungkin. Gua selalu belajar dari orang yg gua follow dan memang rata-rata bacaan dan tontonan mereka itu “beda”. Bahkan Hary Tanoe pun yg punya MNC nggak akan menonton TV nya sendiri atau menyuruh anak-anaknya nonton MNC 🙂

Yakin semua itu bakal berhasil?

Jawaban gua yakin. Kalau pun gua gagal gua udah mencoba daripada diem aja dan akan terus mencoba karena pada dasarnya gua suka tantangan dan gua nggak suka comfort zone.

Okey udah ya, terima kasih telah membaca tulisan sotoy gua hehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: